Inilah Daftar Pejabat di Lingkaran Kasus Yanuelva Pembobol Bank Jateng

Penangkapan Yanuelva Etliana menjadi episode terakhir dari kasus kredit fiktif di Bank Jateng dan Bank Jateng Syariah. Bos PT Enhat Semarang itu bakal menyusul terpidana lain dalam kasus yang sama dan telah lebih dulu mendekam di balik jeruji besi.

Ilustrasi
Ilustrasi
Kasus yang menjerat Yanuelva ini juga menyeret sejumlah petinggi di bank pelat merah tersebut. Selain itu, pejabat Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemkot Semarang juga masuk dalam limgkaran kasus yang bergulir sejak 2010-2012.
Setidaknya, ada 12 terpidana dalam perkara kredit fiktif di Bank Jateng dan Bank Jateng Syariah. Kecuali Yanuelva, terpidana lain sudah berada di dalam bui, dengan hukuman bervariatif.
Sedangkan Yanuelva yang divonis paling berat, yakni 15 tahun penjara lebih dulu menghilang sebelum palu hakim diketok pada 1 November 2012 silam. Wanita 45 tahun ini akhirnya berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (15/3) siang tadi. (han)
Berikut ini daftar pejabat yang ikut terjerat dalam kasus yang melibatkan Yanuelva:
– Yanuelva Etliana, Direktur PT Enhat Semarang. Vonis 15 tahun. 
– Zamroni Widiyanto, Analis kredit Bank Jateng Semarang. Vonis 4 tahun.
– Muhammad Wahyu Wibowo, Analisis Pembiayaan Bank Jateng SyariahSemarang, Vonis 5 tahun
– Narto, Analis kredit Bank Jateng Semarang. Vonis 5 tahun.
– Ahmadun, mantan Kepala Seksi Usaha Bank Jateng Syariah Semarang. Vonis 6 tahun.
– Muhammad Faris Miski Wibowo, Analis kredit Bank Jateng Semarang. Vonis 5 tahun.
– Teguh Wahyu Pramono, mantan pimpinan cabang Bank Jateng Syariah Solo.
– Bagus Joko Suranto, Direktur CV Inti Sejahtera. Vonis 5 tahun.
– Jumari, mantan Kabag Otonomi Daerah Prov Jateng. Vonis 6 tahun.
– Soemardi mantan staf Bagian Otonomi Daerah Prov Jateng. Vonis 5 tahun.
– Priyantono Jarot Nugroho, mantan Kepala BPBD Jateng. Vonis 6 tahun.
– Abdul Madjid, Kepala Dinas Pasar Kota Semarang. Vonis 5 tahun